Hai Sahabat semua. good afternoon for this sunday :)
sudah lama sekali yaah aku nggak meramaikan dunia blog. Yaa seperti biasa aku selalu disibukkan dengan rutinitasku sebagai seorang pelajar SMA. Apalagi sekarang aku duduk di kelas 3 sedangkan National Examination kurang 129 hari lagi. oh NO !! --a (lebay dikit)
Yesterday, aku pergi ke Toko Buku Gramedia sama kakak laki-lakiku Si mas Adi. Memang hari itu aku berniat untuk membeli buku kumpulan - kumpulan soal SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) karena aku sudah berniat untuk mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN. Aku mengambil dua buku kumpulan soal SNMPTN yang IPS yang berbeda tentunya. kebetulan temen seperjuanganku Si Utiy nitip. Setelah itu aku sama mas Adi mencari buku tentang Hukum Tata Ruang Otonomi Daerah kebetulan temen mas Adi, Si mbak Kiki nitip. Tapi setelah kami cari - cari ternyata bukunya nggak ada. Aku dan mas Adi melanjutkan perburuan kita dalam mencari buku. Aku emang mulai suka baca buku akhir - akhir ini. Aku pengen cari buku yang enak dibaca dan nggak bikin jenuh. Ehh, ujungujungnya juga bingung mau beli yang mana. abisnya bagusbagus sih. Aku memutusnya untuk nggak jadi beli buku. Aku mikir, lebih baik aku konsen belajar dulu dari pada ntar kebanyakan baca buku malah nggak ngerjain latian soal. Aku cuma beli buku kumpulan soal SNMPTN aja sedangkan mas Adi beli buku tentang bangsa Romawi gitu.
Singkat cerita sesampainya dirumah aku langsung buka buku kumpulan soal yang tadi aku beli. aku coba buat memahami satu persatu soal yang aku baca dan aku kerjakan. memang ada yang susah tapi yah aku mengerjakan yang mudah-mudah dulu. Yang susah aku tanya ke guruku kalau aku masuk sekolah nanti. hihi. Aku juga lagi semangat-semangatnya belajar nih temen - temen. Sepulangnya lomba debat bahasa indonesia di universitas airlangga. Aku dapat banyak pelajaran dari adik kelasku Si Haqiqi dia berbagi pengalamannya ke aku dan temen - temenku yang lain. Banyak pelajaran yang bisa aku petik dari dia. Salah satunya tentang pentingnya kita mencari ilmu dan menghormati orang tua. Selain mendapat banyak petuah dari Haqiqi aku juga mendapatkan pelajaran dari mantan kakak kelasku dulu mas Izzuddin. Dia keterima kuliah di Universitas Airalangga dan taun berikutnya dia ikut SNMPTN dan keterima di ITS jurusan Teknik Kelautan. Wow amazing. pinter banget. . ^^
Dari dia pula aku mengambil kesimpulan bahwa belajar itu sangatlah penting demi kesuksesan seseorang. Selain mas Izzuddin, ada seseorang pula yang sangat menginspirasi aku sebut saja namanya Bintang. Dia anak yang pintar dan cerdas. Dia juga anak yang rendah hati. Dari Blognya aku sedikit tau tentang Bintang. Banyak posting posting yang membuat aku speechless bahkan meneteskan air mata karena terharu. Aku mengambil sedikit banyak pelajaran dari pengalaman-pengalaman Bintang di blognya. Semuanya ditulis disana. benarbenar Great Experience !! Tentang perjuangan Bintang untuk masuk SMP favorit dan tentang keinginan serta kerja kerasnya untuk meraih pendidikan yang baik di sekolah favorit. Tentang keinginannya masuk UI atau ITB. Tentang kekecewaannya karena kalah ikut lomba. Semangat belajarnyalah yang mengharuskan aku untuk bangkit dari kebodohan. Dia benar-benar menjadi inspirasiku. Allah benar-benar Adil, I think :)
Temen - temen, sebagai seorang pelajar tentunya tugas kita yang utama ini adalah BELAJAR. Belajar itu penting banget loh biar kita jadi anak yang pintar. Kalo kita pintar tentu kita bukan saja bisa menyenangkan hati orang tua kita tapi tentunya juga dapat memajukan bangsa dan negara kita. Dan janganlah mudah menyerah yaa. Buktikan pada dunia bahwa kita BISA !! \m/
Belajar itu Penting lho .
cantik :)
Cantik. Sebenarnya apa sih definisi cantik itu ? Mengapa perempuan itu bisa dikatakan cantik ?
Cantik itu adalah hal yang sangat relatif bagi sebagian orang. Cantik juga bisa dibagi menjadi 2 bagian. Kecantikan dari luar(fisik) dan dalam(inner beauty). Pada postingku kali ini aku akan membahas sedikit tentang cantik.
Kecantikan dari luar (fisik) : sebagian orang berpendapat bahwa kecantikan dari luar itu yang utama.
seorang perempuan dikatakan cantik apabila kulitnya bersih dan wajahnya menarik. Tentunya perempuan yang cantik fisiknya pasti memikat hati kaum adam. Yang jelas kecantikan fisik itu juga penting. Kata kakakku cantik itu “penyejuk hati”. Nggak malu-maluin juga kan kalo kita jalan sama orang cantik :p
Kecantikan dari dalam (inner beauty) : sebagian orang juga berkata bahwa kecantikan dari dalam itu penting. Seorang perempuan juga dapat dikatakan cantik apabila tutur kata dan perilakunya baik dan sopan. Kata sahabatku “kecantikan akan selalu terpancar dari wanita yang mempunyai hati yang baik” . maksudnya nggak mandang dari fisik tapi dari hati.
Kecantikan dari luar dan dalam : banyak juga orang yang berpandapat bahwa kecantikan dari dalam dan luar itu sama-sama penting. Dikatakan sempurna bila seorang perempuan itu cantik hati dan fisiknya.
Intinya, kecantikan itu adalah hal yang sangat relatif bagi masing-masing orang. Ada perempuan yang cantik fisiknya tapi buruk perilakunya, tapi ada juga perempuan yang biasa-biasa aja tapi hatinya baik. Semua adalah pendapat masing-masing individu. Namun pada kenyataannya banyak aku temukan bahwa kaum adam memandang perempuan cantik hanya dari fisiknya. Sampai akhirnya banyak wanita yang melakukan berbagai cara agar dirinya terlihat cantik dan menarik. Tidak salah memang, selama semua masih dalam batas kewajaran.
Tapi, sadar nggak sih girls ? Bahwa Tuhan itu menciptakan manusia seperti kita-kita ini dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Tuhan memberikan kita mata, hidung dan mulut yang diletakkan tepat ada tempatnya. Dan sekarang Tuhan memberikan kita kecantikan sebagai kaum hawa. Lantas sudahkah kita sebagai wanita bersyukur atas itu semua ? Semua perempuan didunia ini cantik. Hanya kita saja yang salah mengartikan tentang cantik yang sesungguhnya. Kecantikan merupakan karunia Tuhan yang indah.
So, pada dasarnya semua perempuan itu cantik hanya akhlak dan perilakunya saja yang membuat kita berbeda dimata Tuhan. Bagi semua perempuan yang baik hati, ku tulis ini untuk semua perempuan yang merasa dirinya jelek.
Remember : Bahwa bukan keindahan fisik yang utama, tp akhlak dan perilakunya. Bukan pula kecantikan wajah yang melenakan, namun ketawadhu’an yang memikat jiwa. Betapa semua itu akan menjadi aura yang terpancar dan menjadikan sosok wanita shalihah seperti mutiara * :)
Cantik itu adalah hal yang sangat relatif bagi sebagian orang. Cantik juga bisa dibagi menjadi 2 bagian. Kecantikan dari luar(fisik) dan dalam(inner beauty). Pada postingku kali ini aku akan membahas sedikit tentang cantik.
Kecantikan dari luar (fisik) : sebagian orang berpendapat bahwa kecantikan dari luar itu yang utama.
seorang perempuan dikatakan cantik apabila kulitnya bersih dan wajahnya menarik. Tentunya perempuan yang cantik fisiknya pasti memikat hati kaum adam. Yang jelas kecantikan fisik itu juga penting. Kata kakakku cantik itu “penyejuk hati”. Nggak malu-maluin juga kan kalo kita jalan sama orang cantik :p
Kecantikan dari dalam (inner beauty) : sebagian orang juga berkata bahwa kecantikan dari dalam itu penting. Seorang perempuan juga dapat dikatakan cantik apabila tutur kata dan perilakunya baik dan sopan. Kata sahabatku “kecantikan akan selalu terpancar dari wanita yang mempunyai hati yang baik” . maksudnya nggak mandang dari fisik tapi dari hati.
Kecantikan dari luar dan dalam : banyak juga orang yang berpandapat bahwa kecantikan dari dalam dan luar itu sama-sama penting. Dikatakan sempurna bila seorang perempuan itu cantik hati dan fisiknya.
Intinya, kecantikan itu adalah hal yang sangat relatif bagi masing-masing orang. Ada perempuan yang cantik fisiknya tapi buruk perilakunya, tapi ada juga perempuan yang biasa-biasa aja tapi hatinya baik. Semua adalah pendapat masing-masing individu. Namun pada kenyataannya banyak aku temukan bahwa kaum adam memandang perempuan cantik hanya dari fisiknya. Sampai akhirnya banyak wanita yang melakukan berbagai cara agar dirinya terlihat cantik dan menarik. Tidak salah memang, selama semua masih dalam batas kewajaran.
Tapi, sadar nggak sih girls ? Bahwa Tuhan itu menciptakan manusia seperti kita-kita ini dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Tuhan memberikan kita mata, hidung dan mulut yang diletakkan tepat ada tempatnya. Dan sekarang Tuhan memberikan kita kecantikan sebagai kaum hawa. Lantas sudahkah kita sebagai wanita bersyukur atas itu semua ? Semua perempuan didunia ini cantik. Hanya kita saja yang salah mengartikan tentang cantik yang sesungguhnya. Kecantikan merupakan karunia Tuhan yang indah.
So, pada dasarnya semua perempuan itu cantik hanya akhlak dan perilakunya saja yang membuat kita berbeda dimata Tuhan. Bagi semua perempuan yang baik hati, ku tulis ini untuk semua perempuan yang merasa dirinya jelek.
Sekolah dan Kelas Bahasa yang semakin BAIK. amin :)
Temen-temen semua, untuk posting awal-awal ini saya akan membahas tentang sekolah dan kelas bahasa. Saat ini saya bersekolah salah satu sekolah swasta terkemuka di Gresik. Yaah bisa dibilang seperti itu, sekolahku memang mempunyai visi dan misi seperti sekolah pada umumnya salah satunya adalah menawarkan pembelajaran yang inovatif didukung dari teknologi informasi dan komunikasi. Sekolahku juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas untuk mundukung kegiatan belajar siswa. Salah satunya adalah ruangan kelas yang ber AC (Tapi nggak dingin), Hospot Area(tapi nggak konek), Absen Barcode Digital, Labolatorium Bahasa, Labolatorium IPA apalagi sebentar lagi akan dibuka Labolatorium IPS dan masi banyak lagi.
Program jurusan di sekolah saya ada 3 jurusan yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) , Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu Pengetahuan Bahasa ("IPB" yang katanya terpinggirkan) . Program Penjurusan disekolah saya akan ditempuh saat duduk dikelas XI, saat duduk di kelas X siswa akan ditest untuk masuk ke jurusan mana nantinya. Saat ini saya naik kelas XII IPB. Ok teman-teman, kita Flash Back lagi saat saya pertama kali duduk di kelas XI IPB. Memang kebanyakan orang mengatakan bahwa siswa di kelas bahasa merupakan siswa yang terpinggirkan. Banyak juga orang yang berpendapat bahwa siswa di kelas bahasa merupakan siswa buangan karena tidak lolos seleksi pada test jurusan IPA atau pun IPS. Tak sedikit pula guru-guru disekolah saya yang menganggap bahwa kelas Bahasa adalah kelas yang lebih cocok dinomer sekiankan. Tentu saja ini semua membuat saya dan teman-teman saya sedih.
Program jurusan di sekolah saya ada 3 jurusan yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) , Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu Pengetahuan Bahasa ("IPB" yang katanya terpinggirkan) . Program Penjurusan disekolah saya akan ditempuh saat duduk dikelas XI, saat duduk di kelas X siswa akan ditest untuk masuk ke jurusan mana nantinya. Saat ini saya naik kelas XII IPB. Ok teman-teman, kita Flash Back lagi saat saya pertama kali duduk di kelas XI IPB. Memang kebanyakan orang mengatakan bahwa siswa di kelas bahasa merupakan siswa yang terpinggirkan. Banyak juga orang yang berpendapat bahwa siswa di kelas bahasa merupakan siswa buangan karena tidak lolos seleksi pada test jurusan IPA atau pun IPS. Tak sedikit pula guru-guru disekolah saya yang menganggap bahwa kelas Bahasa adalah kelas yang lebih cocok dinomer sekiankan. Tentu saja ini semua membuat saya dan teman-teman saya sedih.
Namun itu tidak membuat saya dan teman-teman saya kelas bahasa minder, justru sebaliknya itu merupakan suatu hal yang membuat kita termotivasi agar kita dapat lebih berprestasi dalam segi akademik maupun non akademik. Miss Desy ( biasa kita memanggilnya) selaku guru yang mengajar Muatan Lokal (Mulok) Bahasa Inggris dikelas Bahasa juga menuturkan “you must proud to be student in language class. Dan buktikan kalian juga mampu berprestasi” ujar beliau saat menyampaikan pelajaran pada saat awal kita menjadi murid di kelas bahasa. wali kelas kami yang juga guru bahasa jepang adalah orang yang sangat sabar dan bijaksana dalam mendidik kita. Beliau juga sering mengatakan “Ganbatte” apabila kami akan mengikuti ujian ataupun perlombaan.
Selama kelas XI kami menjadi satu keluarga utuh sebagai siswa kelas Bahasa, susah ataupun senang kita jalani bersama-sama. Kelas XI bahasa berjumlah 2I siswa, siswa laki-laki 8 orang dan siswa perempuan I3 orang. Kadang kelas kami terasa tidak kompak karena banyak teman-teman yang mempunyai blok-blok sendiri sehingga terasa kurang membaur antara satu dengan yang lainnya. Tetapi kami berusaha untuk membuat kelas kami kompak.
Selama kelas XI kami menjadi satu keluarga utuh sebagai siswa kelas Bahasa, susah ataupun senang kita jalani bersama-sama. Kelas XI bahasa berjumlah 2I siswa, siswa laki-laki 8 orang dan siswa perempuan I3 orang. Kadang kelas kami terasa tidak kompak karena banyak teman-teman yang mempunyai blok-blok sendiri sehingga terasa kurang membaur antara satu dengan yang lainnya. Tetapi kami berusaha untuk membuat kelas kami kompak.
Pada pertengahan kelas XII kami banyak-banyak mengucap syukur kepada Allah SWT. Karena teman-teman kami berhasil meraih prestasi diantaranya :
Aji Saiful Ramadhan, 3 besar pada lomba cipta puisi yang diselenggarakan salah satu SMA negeri di Gresik, juara 1 lomba cipta puisi yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri di Surabaya dalam acara “Malam Chairil Anwar”, juara 2 lomba cipta puisi yang diselenggarakan Diknas Jawa Timur dan masi banyak lagi prestasi Aji ini
Rosyida Nadia. Juara 3 lomba pidato Bahasa Inggris pada acara “Bulan Bahasa” di Sekolah saya, juara 2 olycon bahasa inggris disalah satu universitas swasta di malang. Dia juga sangat pandai dalam membawakan acara alias MC loh :)
Dian Novitasari, juara kelas yang selalu ranking 1. Selain itu dia pintar sekali dalam pelajaran Bahasa Jepang dan dia juga merupakan ketua bidang di organisasi
Dan saya yakin suatu saat nanti teman-teman kelas bahasa yang lain bisa mengikuti jejak mreka yang berprestasi. Amin :) Ganbatte "Bascom" (kami biasa menyebutnya)
Kelas XI Bahasa juga termasuk kelas yang paling suka protes terhadap kebijakan sekolah. Karena selama ini kami sering sekali merasa kurang mendapatkan hak kami sebagai siswa. Mulai dari segi fasilitas sampai kepada proses belajar mengajar. Contohnya AC dan hospot area. Fasilitas AC dan Hospot area di sekolah kami kurang berfungsi dengan baik. Curahan hati temen-temen (Haduh, panasnya ACnya mati yaa ?) Heloooooooo disaat semua sekolah swasta sudah banyak yang kelasnya dingin, kelas kita masih aja primitif #mikir juga lama-lama :?. Ada lagi (Hash, wifinya nggak konek --) Suara dari kita pak, agar wifinya segera diperbaiki agar visi dan misi sekolah kami dapat segera tercapai. #amin. Tentu saja kami merasa itu semua tidak sebanding dengan biaya yang orang tua kami keluarkan. Kami juga tidak pernah malu untuk berbicara langsung kepada kepala sekolah kami. Tapi tentu saja dengan cara yang baik. Dan tidak anarkis. Pokoknya anak kelas bahasa belajar untuk tertib dan tidak anarkis dalam menyampaikan pendapat. Amin :)
Menginjak kelas XII kami kembali prihatin dengan kondisi kelas kami. Kelas kami dipindah di lantai 4 ruangan sempit nan kecil belakangnya Aula. Tentu kami merasa itu tidak adil sekali bagi kami. Sekarang kami makin merasa bahwa kami kelas yang sangat terpinggirkan padahal kami membayar SPP sama dengan siswa lain. Sekolah memang sangat tidak adil kepada kami. Sudah ruangannya sempit, belum lagi apabila ada acara di aula nanti kelas kita pasti tergusurkan karena ruangan aula tidak cukup, otomatis menggunakan kelas kita.
Of course, kami sangat sedih dan prihatin atas kejadian ini. Orang tua dari teman-teman saya berencana untuk protes kepada sekolah. Teman-teman saya pun juga mengajak saya untuk protes kepada sekolah. Saya berbicara kepada ibu saya, dan ibu saya mengatakan “jangan kamu jadi api tapi jadi air yang meredam amarah teman-temanmu”dan bapak saya pun juga berkata “sudah kamu sabar saja, kan tinggal 8 bulan”.
Setelah saya berfikir, mungkin sebaiknya kita menerima apa yang sekarang kita peroleh. Mungkin kita merasa itu tidak adil bagi kita. Namun protes sekecang apapun, cuapcuap sekencang apapun tentu tidak akan merubah keadaan. Kita bukanlah kalah, tetapi kita mengalah. Mengalah untuk menang, Mengalah dari orang yang merampas hak-hak kita, mengalah dari orang orang yang mungkin tidak mempunyai telinga sehingga tidak mendengarkan aspirasi kita, mengalah dari orang-orang yang tidak mempunyai hati dan mengalah untuk hal yang InsyaAllah akan jauh lebih baik untuk kedepannya bagi kita. Amin :)
Semoga kelak sekolah saya lebih banyak memperhatikan apa yang seharusnya patut untuk diperhatikan. Dan semoga kelas bahasa akan lebih mencetak prestasi-prestasi baik dari bidang akademik maupun akademik. Aaaamin :)
Menginjak kelas XII kami kembali prihatin dengan kondisi kelas kami. Kelas kami dipindah di lantai 4 ruangan sempit nan kecil belakangnya Aula. Tentu kami merasa itu tidak adil sekali bagi kami. Sekarang kami makin merasa bahwa kami kelas yang sangat terpinggirkan padahal kami membayar SPP sama dengan siswa lain. Sekolah memang sangat tidak adil kepada kami. Sudah ruangannya sempit, belum lagi apabila ada acara di aula nanti kelas kita pasti tergusurkan karena ruangan aula tidak cukup, otomatis menggunakan kelas kita.
Of course, kami sangat sedih dan prihatin atas kejadian ini. Orang tua dari teman-teman saya berencana untuk protes kepada sekolah. Teman-teman saya pun juga mengajak saya untuk protes kepada sekolah. Saya berbicara kepada ibu saya, dan ibu saya mengatakan “jangan kamu jadi api tapi jadi air yang meredam amarah teman-temanmu”dan bapak saya pun juga berkata “sudah kamu sabar saja, kan tinggal 8 bulan”.
Setelah saya berfikir, mungkin sebaiknya kita menerima apa yang sekarang kita peroleh. Mungkin kita merasa itu tidak adil bagi kita. Namun protes sekecang apapun, cuapcuap sekencang apapun tentu tidak akan merubah keadaan. Kita bukanlah kalah, tetapi kita mengalah. Mengalah untuk menang, Mengalah dari orang yang merampas hak-hak kita, mengalah dari orang orang yang mungkin tidak mempunyai telinga sehingga tidak mendengarkan aspirasi kita, mengalah dari orang-orang yang tidak mempunyai hati dan mengalah untuk hal yang InsyaAllah akan jauh lebih baik untuk kedepannya bagi kita. Amin :)
Semoga kelak sekolah saya lebih banyak memperhatikan apa yang seharusnya patut untuk diperhatikan. Dan semoga kelas bahasa akan lebih mencetak prestasi-prestasi baik dari bidang akademik maupun akademik. Aaaamin :)
good thing. amin :)
Pada awalnya, saya itu nggak suka nulis. Saya berpikir bahwa menulis itu kegiatan yang akan membuang-buang waktu saya dan membuat saya merasa jenuh. Rasanya malas sekali. Saya lebih suka menghabiskan waktu saya untuk membuka facebook ataupun akun twitter saya. But, one upon a time saya membuka blog teman-teman serta kakak kelas saya. Mereka selalu membuat posting-posting yang bermanfaat di akun blog mereka. Tidak hanya itu, mereka juga menceritakan about great experience, study etc. Saya pun tertarik untuk masuk dalam dunia blogger. I think, blogger menyenangkan. Eitts, bukanya saya ini latah atau suka ikutikutan loh. But, saya hanya ingin mengeksplorasikan tentang berbagai hal positif dalam dunia blogging. Jadi saya berharap blog pertama saya ini dapat menjadikan inspirasi bagi anda semua yang membacanya :p , dapat menghibur anda ketika anda jenuh dapat menampilkan suasana yang berbeda, yang amazing, extraordinary !!! (katanya bang tukul versi 4 mata hehehe :p). Pokoknya saya berharap blog saya ini dapat bermanfaat bagi orang lain :)
Langganan:
Postingan (Atom)
